Serba Serbi Reksa Dana Manulife, Investasi Mudah, Aman, dan Halal

by - Maret 24, 2019

Halooo semuaaa..

Sabtu, 16 Maret 2019 lalu, aku berkesempatan ikut kopdar investarian lagi nih, bertempat di KiraKira Resto, Semarang. Masih ingat kan sama postinganku sebelumnya tentang investasi bersama Manulife? Nah jadi kopdar kali ini meneruskan materi dari kopdar yang lalu. Kopdar kali ini membahas 2 materi sekaligus, jadi berasa kuliah 3 SKS padet gitu materinya :D

Peserta Kopdar Investarian

Acara dimulai pukul 10.00 pagi, dibuka oleh MC hits yaitu Mbak Ira sulistiana atau biasa dikenal dengan mbak Isul. Seperti pertemuan sebelumnya, sebelum acara inti dimulai kami diminta mengikuti kuis Menti.com dimana soalnya nggak jauh-jauh dari materi pertemuan sebelumnya. Kita di test nih masih inget materinya apa nggak. Seperti biasa aku nggak menang :D kalah cepat dari yang lain, hehe.

Bapak Legowo, Presdir PT.MAMI

Lanjut ke acara inti, masih bersama Pak Legowo, Presiden Direktur PT. Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) , yang kali ini beliau akan memberikan materi tentang Reksa Dana Saham dan Reksa Dana Campuran. Sebelumnya, masih ingat kan apa itu Reksa Dana? Reksa Dana atau mutual fund adalah bentuk investasi yang menggabungkan semua uang investor dalam satu wadah, dimana uang tersebut selanjutnya dikelola oleh sebuah perusahaan investasi (manajer investasi) dengan mengalokasikannya kedalam satu atau berbagai macam instrumen investasi.

Gimana sih cara investasi pakai Reksa Dana?

Jadi awalnya kalian harus melakukan pembelian (Subscription). Ketika kita berinvestasi dengan Reksa Dana, dana yang kita investasikan ini akan dibelikan "unit" reksa dana. Misalnya nih harga per unitnya Rp.1000, kemudian kita menyetorkan atau melakukan pembelian sebesar Rp.100.000 maka kita akan mendapat 10 unit reksa dana.

Setelah melakukan pembelian, investasi kita akan terus berkembang, naik turun sesuai dengan naik turunnya harga unit reksa dana. Enaknya pakai Reksa Dana ini, kapanpun kalian membutuhkan uang atau kalau rasa unit kalian udah berkembang cukup banyak kalian bisa mencairkan "unit" reksa dana-nya. 


Nah, di artikel sebelumnya aku kan udah sempat menulis tentang macam-macam Reksa Dana. Ada 4 jenis Reksa Dana dengan produk yang beragam dan tujuan beragam yang dimiliki Manulife. Reksa Dana Pasar Uang jika kita ingin investasi lebih dari 1 tahun, Reksa Dana Pendapatan Tetap jika kita ingin investasi lebh dari 3 tahun, Reksa Dana Campuran jika kita ingin investasi lebih dari 5 tahun, dan Reksa Dana Saham jika kita ingi investasi lebih dari 10 tahun.

Banyak banget kan macemnya, tapi gimana sih kalau kita mau investasi saham sendiri, artinya kalo nggak investasi pakai Reksa Dana gitu. Boleh aja kok, asal kalian tahu betul tentang apa yang kalian lakukan.

Aku bakal kasih gambaran jika kalian investasi saham sendiri dan investasi dengan Reksa Dana.

1. Jika kalian invest saham sendiri, kalian harus coba pilih saham sendri dengan ilmu pas-pasan yang kalian punya. Beda dengan Reksa Dana, instrumen saham akan disaring sesuai strategi investasi, kondisi ekonomi, atau politik terkini.

2. Jika kalian invest saham sendiri, mungkinkalian bakal membutuhkan modal yang besar. Sedangkan dengan Reksa Dana, modalnya terjangkau, karena dihimpun dari ribuan investor.

3. Jika kalian invest saham sendiri, kalian harus siap setiap sata memantau pergerakan saham kalian. Sedangkan dengan Reksa Dana, pergerakan saham dipantau dan dapat dialihkan jika kinerja saham tidak sesuai.

Begitulah kira-kira sedikit gambaran apabila kalian memilih untuk investasi saham sendiri, kalau aku pribadi karena ilm tentang shaam masih sangat cetek jadi aku lebih memilih menggunakan Reksa Dana.

Okey lanjut, kali ini yang akan aku bahas adalah Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana Saham.

Reksa Dana Campuran

Dalam Reksa Dana Campuran, porsi dari obligasi dan saham lebih seimbang. Jadi potensi hasil dan fluktuasi sedang. Obligasi? Saham? Masih inget nggak? Yaudah sini kujelasin lagi.

Saham : Bukti kepemilikan seseorang atau badan atas suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perusahaan.

Obligasi : Surat utang jangka menengah-panjang yag bisa dipindahtangankan, yang berisi perjanjian dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa kupon atau bungan pada periode tertentu dan melunasi hutang di waktu yang sudah ditentukan pada pihak pembeli obligasi.

Reksa Dana Campuran ini pas banget buat kalian yang pengen investasi jangka panjang dengan waktu lebih dari 5 tahun, karena potensi hasil dan fluktuasinya lumayan nih.

Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham adalah yang terdiri dari sebagian saham itu sendiri, jadi murni saham. Saham yang harus diinvestasikan minimal 80%, hasil dan peningkatannya juga cukup tinggi.

Reksa Dana Saham

Reksa Dana Saham cocok untuk kalian yang pengen investasi jangka panjang dengan waktu lebih dari 7 tahun. Tapi sekali lagi, kalian harus perhatikan baik-baik jenis reksa dana yang cocok dengan tujuan kalian.

Aku yakin pasti diantara kalian yang baca ada satu pertanyaan yang menyelip. Investasi kaya gini halal nggak sih sebenernya? Alhamdulillah di PT. MAMI sudah ada Reksa Dana Syariah. Jadi dijamin halal.

Apa sih bedanya Reksa Dana Syariah dengan Reksa Dana biasa? Jelas beda doooong.

1. Semua kegiatan Reksa Dana Syariah harus  tunduk pada prinsip syariah.

2. Reksa Dana Syariah harus lolos uji OJK dan Dewan Syariah Nasional MUI.

3. Total utang tidak boleh melebihi 45% dari total aset.

4. Total pendapatan bunga dan non halal kurang dari 10% total pendapatan usaha.


Instrumen dalam Reksa Dana Syariah

Gimana? Masih nggak yakin kalau ini nggak bener-bener syariah? Reksa Dana Syariah juga menghindari ha-hal yang bertentangan dengan syariah, seperti :

1. Haram : Semua yang dilarang atau bertentangan dengan hukum syariah.

2. Risywah : Segala bentuk suap.

3. Zuhlm : Ketidakadilan

4. Najasy : Penawaran Palsu

5. Maisir : Judi, permainan dimana ada yang enang dan kalah

6. Mudarat : Tidak Bermanfaat

7. Gharar : Ketidakpastian

8. Riba : Bunga, baik dalam jual beli maupun pinjam meminjam.

9. Tadlis : Penipuan

10. Ikhtikar : Penimbunan


Reksa Dana Syariah


Reksa Dana Syariah

Reksa Dana Syariah ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawasan Syariah, jadi untuk para muslim investasi ini aman kok. Reksa Dana Syariah beroperasi menurut ketentuan syariat Islam baik dalam bentuk akad antara pemodal dengan manajer investasi sebagai wakil pemodal. Pemodal berhak mendapat  bagi hasil.

Yak selesai sudah materi tentang Reksa Dana dari Manulife selesai pula acaranya hari itu. Seneng banget bisa belajar banyak tentang investasi. Yang terpenting pilih investasi sesuai dengan tujuanmu, karena beda tujuan beda taktik investasi. Semoga bermanfaat yaa dan terima kasih sudah mampir~

You May Also Like

5 komentar

  1. Investasi murah meria, semua ada yaaaa.. Kayak ngerujak, komplit hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya mba, semua ada. Tinggal pilih sesuai kemampuan dan tujuan kita.

      Hapus
  2. Menarik yang reksadana syariah, udah ada dewan pengawas OJK jadi aman ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jelas aman banget mba, nggak perlu khawatir hehe

      Hapus
  3. Jadi pengin nyoba investasi syariah, Mbak.
    aman dunia akhirat ya, insyaallah. hehe

    BalasHapus