Kopdar Investarian 2 : Belajar Investasi Masa Depan dengan Reksa Dana

by - Januari 21, 2019

Haloo semuaaa...


Setiap orang pasti punya tujuan hidup yang ingin dicapai di masa depan. Kalau ditanya apasih impianku di masa depan? Aku pengen punya bisnis yang berjalan sukses dan bisa jalan-jalan keliling Indonesia sama orang-orang yang aku sayang. Tapi untuk waktu dekat ini aku pengen fokus bikin usaha di bidang kuliner.

Nggak gampang loh untuk memulai suatu bisnis, selain niat dan keahlian satu hal yang paling penting adalah modal. Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang belum punya pekerjaan dan pemasukan yang tetap aku punya PR besar untuk bisa dapetin modal untuk memulai usahaku.

Untuk modal aku kepikiran buat nabung dulu dari sekarang. Lumayan kan kalau misal perbulan bisa nabung 100 ribu satu tahun bisa dapat 1juta lebih.Tapi kok setelah kupikirkan lagi, gimana kalo ada inflasi? Uang segitu bakal terlihat kecil banget nilainya. Makanya nabung aja nggak cukup, takut uangnya digerogoti inflasi, kita harus pandai mengatur keuangan dan juga berinvestasi.



Untung aja tanggal 12 Januari 2019 kemarin aku dan teman-teman  berkesempatan buat ikut belajar investasi di acara Kopdar Investarian. Acara ini digagas oleh Manulife Aset Manajemen Indonesia ini mengajak kami untuk lebih mengenal tentang investasi dan risikonya, pasar modal,  dan reksa dana.




Pak Legowo selaku  Presiden Direktur PT. Manulife Asset Manajemen Indonesia menyampaikan tentang investasi reksadana. Kenapa sih kita harus investasi? Ya kayak yang aku bilang tadi, harta kita itu sebenarnya rawan banget digerogoti sesuatu yang nggak kita sadari yaitu inflasi. Investasi yang paling dianjurkan oleh Pak Legowo adalah investasi emas, bisa berupa perhiasan atau emas batangan karena nilai emas itu cenderung naik terus.

Eh bukannya investasi itu berisiko ya? Iya memang berisiko. Investasi itu berisiko tinggi, namun mampu tumbuh dan mengalahkan inflasi, kalau menabung risiko minimal tapi hasilnya ya cuma segitu-segitu aja. Tapi dengan tujuan yang jelas dan disiplin, risiko itu bisa dikelola, jadi tujuanmu di masa depan bisa tewujud.

Ohya gengs.. perlu digarisbawahi, kalau kalian mau investasi jangan jadi spekulan. Kalau nilainya lagi naik ikutan investasi, setelah turun buru-buru dicairkan karena takut akan rugi tambah banyak, eh nggak taunya nanti naik lagi pegen ikut lagi, hah capek deh! Sebagai investor kita harus sabar dan siap menghadapi segalam macam risiko di depan.



Oke lanjuuttt.. sekarang kita bahas pasar modal. Pasar modal itu tempat bertemunya orang yang punya modal dan orang yang butuh modal. Nah di dalam pasar modal itu ada saham dan obligasi.

Saham : Bukti kepemilikan seseorang atau badan atas suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perusahaan.

Obligasi : Surat utang jangka menengah-panjang yang bisa dipindahtangankan, yang berisi perjanjian dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa kupon atau bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok hutang di waktu yang ditentukan pada pihak pembeli obligasi.

Gini aja deh gampangnya, jadi kalau saham itu kita ikut memiliki sebagian dari usaha dengan modal patungan atau bersama, sedangkan obligasi itu kita hanya meminjamkan modal saja.Gimana dengan risikonya? Kalau saham kita ikut merasakan untung dan rugi perusahaan, karena kan kita ikut dalam usaha itu, sedangkan obligasi kita nggak ikut merasakan untung rugi karena kita cuma meminjamkan uang saja, yang kita tahu modal harus kembali sesuai dengan kesepakatan.

Selanjutnya mari kita kenalan dengan Investasi Reksa Dana. Reksa Dana adalah program investasi yang menggabungkan modal dari banyak investor, dan berinvestasi pada beragam instrumen, serta dikelola secara profesional oleh perusahaan pengelola aset (Manajer Investasi). Gimana cara investasi dengan Reksa Dana?


1. Pembelian (subscription)
Ketika kita berinvestasi di reksa dana, dana kita investasikan dibelikan "unit" reksa dana.
2. Investasi Berkembang
Selanjutnya, nilai investasi kita akan naik-turun seiring dengan naik-turunnya harga unit di reksa dana.
3. Pencarian (redemption)
Kapanpun, ketika dirasa nilai investasi telah berkembang cukup banyak, kita dapat mencairkan "unit" reksa dana kita, dan menikmati hasilnya.

Investasi reksa dana banyak macamnya loh, beragam produk untuk beragam tujuan, seperti :
  • Untuk investasi dengan jangka waktu >1 tahun kalian bisa pakai Reksa Dana Pasar Uang. Karena potensi hasil dan fluktuasi cenderung stabil.
  • Untuk investasi dengan jangka waktu >3 tahun kalian bisa pakai Reksa Dana Pendapatan Tetap. Karena potensi hasil dan fluktuasi rendah.
  • Untuk investasi dengan jangka waktu >5 tahun kalian bisa pakai Reksa Dana Campuran. Karena porsi obligasi dan saham lebih imbang, jadi hasil dan fluktuasi sedang.
  • Untuk investasi dengan jangka waktu >10 tahun kalian bisa pakai Reksa Dana Saham dengan minimal 80%  saham karena potensi hasil dan fluktasi tinggi.
Jadi gimana? sudah ada gambaran mau investasi pakai jenis yang mana?
Kalau kalian punya banyak tujuan, coba deh rencanain mulai dari sekarang menggunakan tabel perencanaan seperti ini :


Kalian bisa tulis apa tujuan kalian, kapan dana tersebut harus terkumpul, dan beraapa jumlah data yang dibutuhkan. Jangan lupa sesuaikan reksa dana dengan waktu pengumpulan dana itu, nanti akan muncul berapa dana yang harus kalian investasikan perbulan. Gampang kan?

Picture by : Dikoko Production 



Begitulah kiranya teman-temanku, selamat menyusun rencana investasi yaa. Oh iya, seperti kataku tadi, kalau mau investasi jangan ikut-ikutan yaa, karena masa depan kita, kita sendiri yang tentukan :)

See you~

You May Also Like

14 komentar

  1. Terima kasih, sangat membantu menambah pengetahuan :)

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kepikiran buat investasi kan? Bukan yg lainnya wkwk

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Sejak ada Jouska itu, jadi pengen investasi macam ini juga. Nanti kita bareng-bareng belinya yuk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuuuk.. biar makin besar investasi makin besar hasilnya

      Hapus
  4. Wah.. Semoga terkabul untuk buka usaha kulinernya ya.. Modalnya bisa dari investasi di reksadana nih

    BalasHapus
  5. Artikelnya bernas dan komplet, tinggal dicek aja ya kita siap dengan resiko apa kalau berinvestasi..

    BalasHapus
  6. Nah gitu dong, mulai mikirin masa depan. Ayo mulai investasi, biar masa depan cerah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mumpung masih muda, harus mulai investasi dong..

      Hapus
  7. semangat nabung dengan investasi!

    BalasHapus